Peluang dan Tantangan Investasi Pembangunan IKN

Pembangunan IKN

Pemindahan Ibu Kota Indonesia ke Nusantara tengah berada pada tahap pembangunan infrastruktur. Ibu Kota Nusantara (IKN) yang berlokasi di Kalimantan Timur akan menggantikan Kota Jakarta sebagai ibu kota dan pusat pemerintahan Indonesia. Rencananya, keseluruhan pembangunan IKN akan rampung pada tahun 2045 mendatang.

Saat ini, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memastikan bahwa proyek pembangunan IKN masih berjalan sesuai rencana. Per Juli 2023, progres konstruksinya pun sudah mencapai 36 persen. Bahkan, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengungkapkan bahwa beberapa pembangunan bisa saja selesai lebih cepat daripada rencana, seperti Istana Negara, Kantor Presiden, dan Penataan Sumbu Kebangsaan.

Investasi Pembangunan IKN

Dua proyek konstruksi IKN yang ditargetkan akan rampung dalam waktu dekat, yaitu plaza dan lapangan upacara di depan Istana Negara pada akhir Desember 2023, serta Istana Negara dan Kantor Presiden pada bulan Juli 2024. Jika lapangan upacara telah selesai dan dinyatakan dapat berfungsi dengan baik, rencananya akan digunakan untuk upacara HUT RI ke-79 pada 17 Agustus 2024.

Pemerintah optimis pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara yang berada di wilayah Penajem Paser Utara, Kalimantan Timur berjalan sesuai rencana. Pembangunan istana negara IKN terus digenjot agar dapat mengejar yang ditargetkan pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Ketua Satgas Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur Ibu Kota Nusantara (IKN), Danis Sumadilaga, memaparkan pembangunan Istana Negara di IKN sudah terealisasi sebesar 56,37 persen. Sedangkan pembangunan jalan tol langsung ke IKN sudah mencapai 70 persen dengan jarak tempuh 30-40 menit ke Balikpapan. Di kawasan IKN juga telah dimulai pembangunan 89 paket pekerjaan konstruksi dengan investasi senilai Rp68,6 triliun. Seperti kawasan perkantoran, hunian, rumah ibadah, serta sistem jaringan air minum dan sanitasi.

Kementerian PUPR sendiri tengah fokus pada pengembangan infrastruktur dasar dan gedung pemerintahan di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) pada Zona 1A. Istana Kepresidenan nantinya akan menjadi kompleks terluas di KIPP. Pembangunan di zona ini, terutama Istana Presiden merupakan modal bagi Otorita IKN untuk membangun kepercayaan publik dan menarik investor.

Berikut Rincian Gedung Pusat Pemerintahan (KIPP)

  1. Istana Presiden – 100 hektare.
  2. Istana Wakil Presiden – 14,58 hektare.
  3. Gedung DPR/MPR/DPD – 41,81 hektare.
  4. Kompleks yudikatif MA/MK/KY – 15,16 hektare.
  5. Gedung-gedung Kementerian – 1-5 hektare.

Selain gedung pemerintahan, infrastruktur umum juga akan dibangun, seperti tempat peribadatan, fasilitas kesehatan, taman, olahraga, pendidikan, hingga kawasan komersial niaga. Tidak ketinggalan, perumahan dan hunian vertikal bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di IKN.

KIPP nantinya akan menjadi salah satu kawasan hijau di IKN yang mengusung konsep Smart Forest City. Kawasan ini akan dikelilingi oleh hutan kota, serta jalur hijau.

Most Recent PostsTags

Explore Our Services

Lorem Ipsum is simply dumy text of the printing typesetting industry.

Category
Tags

Related Post

MANAJEMEN TI & LAYANAN AUTODESK DI SELURUH AUSTRALIA

Ubah Bisnis Anda Sekarang Dengan Interscale!

Hubungi salah satu profesional TI kami untuk memberikan solusi TI yang dibutuhkan bisnis Anda.

Tingkatkan ketrampilan Anda dengan pelatihan BIM dan AutoCAD terbaik dan bersertifikat Internasional